Senin, 04 Desember 2017

Pengalaman Belajar dan Berproses Bersama Bunga Noladika

Pengalaman Belajar dan Berproses Bersama Bunga Noladika


Jika banyak yang menuliskan guru-guru SD, SMP, SMA atau dosen saat kuliah, saya malah ingin mengenalkan ke kalian sesosok guru baru. Bunga Noladika namanya. Saya biasa manggilnya Kaka Bung. Bagi saya Kaka Bung adalah sesosok guru baru. Yang saya kenal saat berkegiatan di Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau beberapa bulan terakhir. Bekerja di satu divisi yang sama membuat saya belajar banyak dari sosok ini.

“Les, kamu salah attachment welcoming media ya?” sebuah pesan di whatsapp dari Kaka Bung muncul tengah malam saat saya tengah puyeng nyiapin ini itu karena esoknya akan berlayar ke Karimunjawa.

“Hah? Seriusan, Kak? Astagaaaaa! Aku telepon kakak sekitar sejaman lagi ya,” jawab saya tambah puyeng. Mungkin saat itu wajah saya kusut mirip baju yang nggak disetrika bertahun-tahun. Hahaha.


Singkat cerita akhirnya tengah malam buta saya telepon Kaka Bung. Kami berbincang panjang lebar kali tinggi soal kesalahan attachment email ke media. Ternyata saya salah penangkapan, Jendral. Huhuhu. Harusnya attachment itu seperti rundown atau SOP media saat di pulau, tetapi saya malah melampirkan press release yang sebelumnya juga telah diemail. Aaakkkkk antara kesel sama diri sendiri dan malu sama media.

“Lestari bingung atau gimana soal email welcoming media?” tanya Kak Bung lagi.

“Eeengg nganu sih, Kak, sepenangkapanku dari email-emailan dengan Kak Asta yang dilampirkan ya press release itu. Hiks, ternyata salah. Maafkan ya, Kak Bung,”ujar saya penuh penyesalan. Serius rasanya sedih banget email untuk keluar bisa salah attachment gitu. Huhuhu. Malu. Nyesel kenapa nggak tanya dulu.




“Udah gapapa. Yang penting sekarang Tari tahu kan? Medianya juga pasti memaafkan kalau mbaknya yang email khilaf. Udah sekarang istirahat biar siap berlayar untuk besok.”

Boleh dibilang tercebur ke divisi sosialisasi dan komunikasi di batch 6 adalah sebuah anugerah. Awalnya takut dan bingung nggak tahu kudu ngapain. Tapi ternyata malah menyenangkan. Bertemu dengan orang-orang yang sefrekuensi. Bekerja dengan orang-orang yang begitu taat dan patuh pada komitmen. Ilmu yang selama ini nggak pernah saya dapat di bangku sekolah, kuliah dan kantor, dengan mudah bisa saya timba di sini. Salah satunya saya bisa belajar dan menimba banyak ilmu dari Kak Bunga. Alhamdulillah.


Kak Bunga adalah kadiv external di kabinet Komunitas Inspirasi Jelajah Pulau periode 2017/2018. Notabene soskom (sosialisasi dan komunikasi) juga berada dibawah asuhannya. Jadi tiap hari selalu ada masukan seputar konten yang naik di akun social media KIJP. Di sini saya jadi belajar banyak bagaimana menggunakan bahasa yang baik dan benar dan konten untuk social media. Tidak hanya upload dan bikin caption selesai. Tapi benar-benar dipikirkan. Kaka Bung jago banget urusan social media. Dia paham betul social media manakah yang sekarang lagi trend digunakan masyarakat dan dampaknya untuk KIJP.


Urusan media Kaka Bung tak perlu diragukan lagi. Saya yang awalnya gagu dan gagap urusan media mendapatkan pengetahuan baru soal ini. Kaka Bung dengan sabar dan telaten membimbing saya yang benar-benar nol. Kepiawaiannya mengurus divisi external memang sudah tidak diragukan lagi. Ketulusannya berbagi ilmu yang dimiliki sudah patut diacungi jempol. Kesabarannya mengurus dan menghandle anak-anak asuhannya memang bikin angkat topi. Saat saya berada dititik lelah dan ingin menyerah, Kak Bung hadir memberi saya kesempatan cuti (walau tetap aja mantau caption wkwkwkwk). Rasa tanggung jawabnya begitu besar.

Saya yakin seribu yakin Kaka Bung tak butuh puja-puji juga panggung agar dia dikenal oleh banyak orang. Tapi kerja keras dan ikhlasnya membuat orang lain tentu ingin melakukan yang terbaik. Terbaik sesuai kapasitas yang dimiliki oleh masing-masing orang. Saat saya diminta bergabung di timnya, Kaka Bung tak memaksa tetapi memberikan masukan-masukan yang membuat saya berfikir dua kali untuk tidak menolak. Thanks ya, Kakak kesayangan akuh!

“Tari, yang penting kamu nggak pernah kapok untuk belajar. Kepoin orang-orang yang kerjanya bagus. Mengapa mereka bisa kerja dengan bagus? Juga jangan pernah malu untuk bertanya kalau nggak tahu. Kepada siapa pun itu. Dulu aku juga tanya-tanya ke banyak orang kalau nggak tahu kok.”

Satu lagi yang saya pelajari dari Kaka Bung adalah walaupun dia seorang kadiv, sama sekali nggak pernah malu untuk bertanya jika nggak tahu. Benar-benar tanya dan berdiskusi. Salut! Terkadang saya suka menemui orang-orang yang sudah diakui sebagai pemimpin menjadi sok tahu. Mereka nggak mau tanya padahal tidak tahu. Ntar ujung-ujungnya zonk. Hehehehe. Kaka Bung juga selalu memberi kesempatan orang lain untuk belajar walau dia bisa ngerjain sendiri.




Dear Kaka Bung, makasih banyak untuk ilmu dan kesempatan belajar di soskom dan divisi external ya. Aku tahu ketulusan kakak merawat dan menggawangi KIJP itu menular. Kalau kata teman masuk ke divisi external itu bisa belajar dan mendapat banyak ilmu dari Kaka Bung. Makasih ya, Kakak kesayangan akoh! Love dah! 

Kalau Mbak Relita Aprisa dan Mbak Yuli apakah pengalaman berkesannya bersama guru? Bagi cerita donk!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar