Senin, 31 Juli 2017

Haram Keliling Dunia, Tentang Tanah Suci dan Sederet Mimpi


Alhamdulillah embak sudah suka baca sejak kecil. Embak inget banget sebelum sekolah suka baca koran pembungkus bumbu jika emak pulang dari pasar. Setelah SD embak juga hobi nongkrong dan pinjam buku di perpustakaan. Begitu juga saat embak SMP. Hampir bisa dipastikan saat jam istirahat nongkrongnya di perpustakaan. Saat SMA tempat nongkrong embak sudah bertambah lagi. Perpustakaan daerah! Kebetulan pula sekolah dan perpusda letaknya masih dalam satu kompleks sehingga bisa ditempuh dengan jalan kaki. Berasa nemu surga dunia banget deh. Hahaha

Jika ditanya buku apa yang menginspirasi, jawabannya banyak banget. Kebetulan juga embak pembaca segala genre. Hehehe. Tetapi untuk arisan yang digawangi Mbak Vita dan Mbak Anita, embak ingin bercerita tentang satu buku yang sangat inspiratif dan menyadarkan embak tentang banyak hal.

Minggu, 30 Juli 2017

Memanjakan Diri di Sanasya Spa dan Salon Muslimah


"Badan remuk redam abis ngider 9 hari. Rasanya pengin pijet dan luluran deh," batin embak setelah pulang long trip.

Apalagi usai long trip langsung kerja dan dihadapkan pada akhir bulan. Otomatis nggak ada jeda untuk leyeh-leyeh dulu. Nyampe Semarang malam hari, paginya langsung kerja. Komen temen kantor juga beragam. Salah satu komen yang bikin nyesek itu gini :

"Duh, wajah dan tanganmu kok kayaknya tambah gelap toh, Taro?"

Huaaaaaaa!

Kan keselnya seubun-ubun! 

Emang sih udah rencana mau nyalon tapi ya itu nyari waktu yang pas belum nemu. Embak lagi sok sibuk dengan kerjaan yang merepet. Hingga akhirnya kesempatan itu datang tak terduga. Embak melipir dulu ke Sanasya Spa dan Salon Muslimah sebelum mudik. Niat amat ya mau mudik aja nyalon dulu. Hahaha.

Rabu, 19 Juli 2017

Calon Suamiku, Partner Travelingku


Ngomongin soal traveling emang nggak pernah ada habisnya. Setiap tempat menawarkan destinasi yang berbeda. Tinggal liat kocek dan waktu saja. Kalau semua cocok tinggal cusss sajah. Namun kalau gak cocok alias belum sesuai budget dan waktu jangan dipaksa. Nabung dan nyari waktu yang tepat biar bisa menikmati setiap destinasinya.

Ada seorang sahabat pernah berujar bahwa traveling tidak hanya soal destinasi tapi juga tentang partner traveling itu sendiri. Nggak mudah lho punya partner traveling yang seirama. Apalagi jika travelingtanya berdua. Beda urusan jika ikut tour, baik private atau open tour. Beda urusan juga jika solo traveling. Ikut tour semua tinggal terima beres. Solo traveling semua diurus sendiri dan hanya ngurus diri sendiri.

Senin, 10 Juli 2017

Menghitung Jarak Bangka - Sungai Liat Pulang Pergi dengan Sepeda Motor



"Mbak, tadi katanya cuma 45 menit, tapi ini kok udah hampir satu jam gak sampai-sampai sih?" tanya saya sambil meluruskan punggung.

Meluruskan punggung di sini dalam artian cuma ngolet alias gerak-gerakin badan biar nggak pegel disaat motor melaju. Semoga ngerti istilah ini deh ya. Hahaha. Abisnya bingung mau mengungkapkannya. Perjalanan yang saya tempuh dengan sepeda motor kali ini sungguh sangat istimewa.

"Paling sebentar lagi, Tar. Uwis pegel yo?" tanya Mbak Dee.

"He'eh je, Mbak. Perasaan udah nyetir hampir sejam nggak nyampe-nyampe."

Jumat, 30 Juni 2017

Kami Tak Pernah Berikar Sebagai Sahabat



Ngomongin soal sahabat itu emang bikin baper sih. Bingung juga. Hahaha. Apalagi embak itu gampang kenal dan dekat dengan semua orang. Gampang ngobrol dan ngoceh ngalor ngidul. Tetapi seiring beranjaknya waktu dan usia, embak semakin selektif dengan siapa mencurahkan segala uneg-uneg hati. Cerita hal paling remeh sampai paling penting. Apalagi sejak kejadian yang tak mengenakkan beberapa waktu lalu. Cukuplah menjadi satu pelajaran bagi embak. Boleh berteman dengan siapa saja tetapi jangan gampang curhat!

Sebenarnya ingin menuliskan seseorang yang telah menemani embak melewati berbagai hal. Tempat embak menumpahkan segala rasa tanpa pernah merasa khawatir. Tapi embak nyadar, sekarang waktunya belum tepat. Semoga lain waktu embak bisa menuliskannya secara khusus ya. Doakan. Untuk arisan yang digawangi Mbak Tina dan Mbak Nunung, embak mau menuliskan tentang sahabat embak yang lain.

Selasa, 13 Juni 2017

Kangen Naik Commuterline (KRL)

Kangen Naik Commuterline (KRL)


Jujur embak bingung mau nulis apaan untuk tema arisan putaran ketiga. Hingga berujung pada tenggat yang telah ditentukan embak belom setor. Hiks, alasan lain sih lagi kejar setoran untuk semester satu. Huhuhu. Ditengah banyaknya alasan, embak harus mengorek daya ingat. Bertanya bolak-balik pada diri sendiri, sebenarnya hal apa sih yang dikangenin. Hahaha.

Susah-susah gampang euy temanya. Coba deh mau tahu kenapa Mbak Alley dan Mbak Rizka milih tema ini? Kan orang rantau macam embak gini jadi galau mau nulis apaan. Abisnya semua dikangenin euy. Ya kangen rumah, kangen main ke suatu tempat, kangen teman lama, kangen ngobrol remeh temeh sama sahabat, dan sederetan kangen lainnya.

Minggu, 28 Mei 2017

Pepes dan Botok Untuk Lidah Ndeso Kala Ramadan



"Duh, tema arisan kali ini kok masakan favorit saat ramadan ya. Aku kan enggak pernah masak. Alamaaakk mau nulis apa ini," batin embak risau saat baca grup whatsapp.


Semenjak merantau embak memang sudah jarang memasak. Apalagi saat ramadan. Anak perantauan lebih memilih jalur aman. Setiap sore setelah pulang kerja ngabuburit cari takjil. Harusnya takjil yaaa makanan kecil aja ya tapi faktanya sekalian cari makanan besar. Wkwkwk enggak mau rugi waktu dan tenaga. 

Sekalipun pulang saat ramadan, embak juga nggak pernah masak. Jaranglah yaa. Emak yang sering masak sih. Hahaha calon menantu macam apa ini. Bisanya cuma masak air dan indomie. Hahaha. Ampooon calon pak suami. Serius nanti embak belajar masak deh :))))

Embak memang tak pandai memasak seperti Mbak Wati, yang suka mengolah aneka makanan untuk keluarganya. Sampai sekarang embak masih bergantung pada warteg atau bakul takjil yang menjamur di sekitar kantor. Jadi boleh kan kalau postingan arisan kali ini soal masakan yang dibeli saat ramadan? Hahaha maksa :p