Kamis, 22 September 2016

Ngobrol Bareng Blogger : Dari Food Enthusiast Hingga Kemudahan Transaksi Dalam Genggaman Tangan

Ngobrol Bareng Blogger : Dari Food Enthusiast Hingga Kemudahan Transaksi Dalam Genggaman Tangan 


“Mbokan saya pegang unit yang pulangnya sebelum jam 3 sore. Saya mau ijin pulang on time. Boleh ya?” tawar saya memelas 

“Eeemmm…tumben pulang gasik?” salah seorang teman menyela. 

“Sesekali boleh donk. Sudah terlanjur ada janji nih” 

“Baiklah. Sekarang pilih sendiri unitnya. Bebas sesuai seleramu,”salah seorang boss memberikan keputusan. 

Yaayyy! 

Akhirnya lampu hijau di tangan juga. 

Negosiasi tersebut demi bisa ikut acara Ngobrol Bareng Blogger dengan pembicara Kak Nuno Orange. Sebenarnya acaranya usai jam kerja tapi kebetulan kantor sedang ada rapat sampai sore dan harus didampingi. 

Jumat, 15 Juli 2016

Kamera Ponsel, Sahabat Pedekate Saya Kepada Anak-anak




"Ali, ada tante Taro nih. Sini mainnya di luar," seru Mbak Fenty dari ruang tamu. 

Kepala bocah berambut pirang tipis nongol sebentar di pintu dan menarik dirinya masuk kembali, "Nggak mau, Bunda. Ali mau main di kamar saja sama kakak!"

"Lho, wong ada tante main ke sini kok nggak ditemenin. Kasian tantenya lah, Nak. Naura, Aqeela, ayo ajak adiknya main diluar!" si emak tetep kekeuh berusaha.

Saya hanya nyegir. Semenjak agak gedean Ali memang sudah susah diajak main. Sudah punya keasyikan sendiri. Kalau dulu tiap ke rumahnya bisa dengan gampang diuyel-uyel, dicium-cium dan digendong. Sekarang boro-boro. Lihat tantenya datang langsung ngacir. Malah udah bisa menggoda si tante ini. Hiks. Nasib.

Jumat, 24 Juni 2016

Tersihir Warna Warni Koleksi Hush Puppies Paragon Mall Semarang



"Tar, ikut aku yuk! Aku dapat info kalau Hush Puppies lagi ada promo sampai 40%," ajak teman kantor di suatu siang dengan semangat.

"Duh, nggak deh. Malas. Cuaca panas begini. Lagipula belum ada hilal THR. Hemat donk, Cyiin!" 

"Tapi nanti jatohnya kan tetep murah, Tar. Kapan lagi ada diskon 40%,"

"Aku enggak mau. Sana aja kalian yang pergi,"


Jum'at minggu lalu ada teman kantor yang menebar racun diskon sebuah outlet bermaskot anjing di mall kebanggaan warga Semarang. Sebagian termakan rayuan maut dan pulang-pulang ngangkut dua pasang sepatu. Sebagian lagi, termasuk saya, memilih diam di kantor dan melihat hasil belanja mereka. Selain terik kota Semarang yang luar biasa, dompet juga sedang tak bersahabat. Hahaha.

Sabtu, 30 April 2016

Ada Rian, Tari dan Cerita Tentang Anak Tunggal



"Kak Berbie, gimana kalau kita bikin postingan tentang anak tunggal?" suatu pagi yang cerah ceria saya mendapat ide agak gila.

"Hmmm...boleh. Yuk yuk!" Kak Berbie juga nggak kalah gila. Langsung mengiyakan tawaran saya. Hahaha. Tentu dengan diskusi panjang lebar kali tinggi.

Boleh jadi ini postingan pertama di blog tentang saya sebagai anak tunggal. Walau sebenarnya nama blog saya memang mencerminkan anak tunggal. Tapi nggak ada salahnya jika jika ada bumbu-bumbu khusus, terutama seluk beluk sebagai anak tunggal. Biar khalayak tahu bahwa menjadi anak tunggal tak kalah menyenangkan seperti anak-anak yang punya adik kakak. Biar nggak kalah ngehits sama AADC lah ya :p *halah.

Saat mengusulkan ide tersebut, saya tidak tahu tujuan akhir tulisan-tulisan yang akan kami buat. Akankah postingan kami ini berlangsung hingga berkeluarga? Entahlah. Harapannya sih gitu ya. Hihihi. Mau kan, Kak Berbie?

Kamis, 10 Desember 2015

Sandal Jepit, Perlukah Dibawa Saat Bepergian?


"Kakiku alergi lagi nih," keluh saya pada teman kantor.

"Lha kenapa?" tanyanya kaget. 

"Kayaknya karena pakai sandal di mushola. Tau sendiri kan gimana rentannya kulitku. Dikit-dikit alergi"

Dikaruniai kulit yang gampang banget terkena alergi membuat saya sering kalang kabut. Terkadang saya tak sadar dan nggak menyiapkan pencegah alergi. Apalagi jika semua serba mendesak dan terburu-buru. Ujung-ujungnya kumat alerginya baru diobatin. Jika bepergian jauh untuk jangka waktu lama, saya benar-benar menyiapkan segala sesuatu dengan detail. Terutama yang berhubungan dengan obat-obatan. Ya, saya kan berusaha memberikan yang terbaik untuk diri sendiri. Jika nanti ada hal lain yang tak diiinginkan itu sudah diluar kuasa. Hehehe. Termasuk menyelipkan sandal jepit saat bepergian juga menjadi cara jitu mencegah alergi kumat. 

Kamis, 29 Oktober 2015

Resto Watu Dodol, Tempat Bersantap Lezat Bareng Sobat


Tiap kali mengunjungi suatu tempat, kuliner menjadi agenda wajib. Sama halnya dengan jeng-jeng hore kami ke Banyuwangi kali ini. Bercokol dalam pikiran ingin menikmati makanan khas Banyuwangi. Berhubung esok paginya harus menjelajah lautan, kami lebih memilih restoran di hotel sebagai tempat mengisi perut. Rasanya mau memeluk Mbak Rien lama-lama karena telah menemukan hotel ciamik saat searching di Agoda. Di malam pertama kedatangan, kami ngobrol ngalor ngidul di restoran ditemani manajer hotel, Pak Mosses.

Deburan ombak terdengar keras menampar bebatuan. Angin laut berhembus kencang. Menembus kaca yang menjadi penghalang meja kami. Sengaja memilih tempat agak tertutup. Apalagi kalau bukan takut masuk angin. Hihihi. Walau begitu mata ini dimanjakan dengan lampu-lampu kapal yang bersinar cantik. Ditambah kala itu sang bulan sedang menampakkan wajah. Walau terlihat malu-malu mau. 

Atas rekomendasi pak manajer, kami memilih soup toum yum, gurami terbang, nasi campur, tumis brokoli dan oseng kangkung. Untuk minumnya kami memilih es campur, kecuali Mbak Ira yang normal meminta wedang. Udah tahu angin kencang, eh minum tetep aja dingin :D

Rabu, 28 Oktober 2015

Memeluk Sang Surya di Hotel Watu Dodol

Memeluk Sang Surya di Hotel Watu Dodol 

"Mbak, sampai kapan di Indonesia? Ketemuan yuk!"


Berawal kabar dari Mbak Ira (www.keluargapelancong.net) tentang kepulangannya ke Indonesia, sayang kalau nggak ketemuan lagi. Terakhir ketemu taun 2014 lalu, itu pun cuma saknyuk. Selanjutnya lebih sering berhaha hihi via sosmed. Kali ini ingin rasanya bertatap muka dan ngobrol random lebih lama. Apalagi Mbak Zulfa (www.emakmbolang.com), aka Emak Kajol juga mudik. Komplit! Saya, Mbak Rien, Mbak Dee, Mbak Zulfa, Mbak Ira sepakat bahwa kami akan jeng-jeng hore! Yes! Pulau Menjangan menjadi destinasi pilihan dengan beberapa alasan. Dan saya hanya bisa ngowoh hore. Pernah mendengar dari kawan kantor dan baca di blog Kak Cumi (www.cumilebay.com) soal destinasi tersebut. Hasil searching malah makin bikin penasaran. Nggak sabar jadinya.


Messenger menjadi tempat kami bercas cis cus ria. Mulai dari nyocokin jadwal masing-masing, nyari tiket, serta penginapan. Apa mau dikata jadwal kepulangan Mbak Dee (www.adventurose.com) harus mundur karena ada kepentingan keluarga. Dengan berat hati kami harus tetap berjumpa walau minus satu personil. Sedih sih tapi mau gimana lagi. Semua yang udah direncanakan juga harus jalan.